Jumat, 04 September 2009

Kematian


Hanya didunia Manusia punya kesempatan merasakan, memikirkan, memaknai atau menyia-nyiakan kehidupan.

Sebelum akhirnya kematian menjemput.

Dengan begini Manusia mau belajar hidup, menyelami kenyataan dan merenungi kematian.

Yang hakekatnya kematian adalah sesuatu yang niscaya dan mustahil bagi pikiran manusia.

Niscaya karena setiap momen dalam hidup ditandai oleh kematian.

Dan mustahil karena kematian adalah misteri, tak ada yang bisa dipikirkan manusia atas kematian tersebut.

Senin, 31 Agustus 2009

Seorang Aku

Perjalanan Aku tak berhenti hingga maut mencumbu dgn mesranya.

Sampai saat itu tiba Akukan tetap berdiri.

Lawan semua yg ingin singkirkan Aku dari nikmat dunia.

Berusaha trus bangkit walau diri penuh luka.

Hingga akhirnya Aku kalah dalam pertarungan malaikat & setan.

Jiwa yg tertawan hanya menjadi racun.

Terdoktrin akan bususknya otak.

Buat Aku lelah atas semua yg ada.

Tapi Aku hidup bukan untuk memeluk kekalahan.

Menangis dan terpuruk dengan apa yg terjadi.

Salahkan orang karna kebodohan diri.

Aku bukan pecundang.

Hidup dengan malu tanpa mau akui perbuatan.

Akukan terus bangkit dan lawan.

Pertahankan hidup pemberian Sang Khalikku.

Minggu, 30 Agustus 2009

CLINICAL

Kehidupan dan kematian trus bergulat dengan waktu.

22 Tahun sudah Aku berjalan.


Banyak hal telah terjadi.


Baik buruk kurasakan hingga kini.


Pertemuan serta perpisahan iringi hidup Aku yang fana.


Lelah untuk berlari menggapai mimpi.


Menangis akan sakit yang dirasa.


Tertawa atas kebahagiaan.


Silih berganti merasuk kejiwa.


Namun Aku tak sendiri berdiri.


Walau sering kali terjatuh, Aku akan bangkit dan melawan.

Minggu, 01 Februari 2009

Anak Manusia

Begitu banyak anak manusia berbeda diluar sana.

Dengan berbagai pikiran menjalani hidup.

Nikmati salah dan benar yang suatu pilihan.

Tertawa, menangis, ekspresi seorang anak manusia.

Terus berlari mencapai cita, akan kehidupan yang dijalani.








PS.
Semuanya akan selalu berbeda.

Minggu, 25 Januari 2009

Pengecut Yang Memfitnah

Kau fitnah Aku.

Buat orang percaya akan tipu muslihat.

Dengan kebohongan-kebohongan sampah Mu.

Kondisikan Aku sebagai yangg bersalah.

Hanya itu yangg mampu Kau lakukan.

Cara bodoh untuk hancurkan Aku.

Kau tak akan pernah bisa.

Karena Kau hanyalah seorang pengecut.





PS.
Aku takkan pernah kalah.

Surat Untuk Sahabat Aku

Aku telah berumur sekarang.

Hidup Aku jg mulai lebih baik kini.

Walaupun ada kebiasaan-kebiasaan lama yang belum hilang.

Semua butuh proses.

Tapi Aku berusaha menjadi lebih baik, seperti yang Kamuh harapkan.

Aku akan hidup.

Dan pasti baik-baik saja.

Karna Aku memiliki orang-orang yang sayang dengan diriku.




PS.
Untuk Sahabat yangg telah lama pergi.
Tenanglah disana, karena Aku akan baik-baik saja.

Aku Sudah Mati

Aku sudah mati.

Menghilang bersama pikiran positif.

Kembali ketempat dimana seharusnya berada.

Membawa rasa sakit atas kebencian dari orang-orang yang muak atas eksistensi Aku.



Aku sudah mati.

Pikiran dan Hati telah terkunci rapat.

Dan Aku pun berada dalam kesunyiannya.